Minggu, 18 September 2022

Mawar Putih

 Puisi yang ku persembahkan untuk hati yang terluka karena ia mendamba taat, yang mengores luka. Menjauh untuk Mendekat

 Mawar Putih

Mawar putih

Ingin ku mengukir warna pelangi
Ingin ku alih rona biru
Ingin ku gapai merah merona
Namun diriku hanya putih
Melekuk berduri tajam
Adakah kupu kan hinggap
Akankah lebah menghisap
Aku hanya putih
Ku inginkan lebah hinggap
Dan abaikan kupu menepi
Tidak tak ku abaikan
Namun aku hanya ingin mentari
Ku tak menyalahkan
Hanya bergelud pada pikiran
Bersandar pada sandaran tak kokoh
Buat ku terhuyung berulang
Padahal ku tau allah sandaranku
Kembali ku menitih sendu
Teruntuk kedua kalinya terluka
Kelopakku jatuh ditengah hujan
Aku menangis pilu
Ku tutup diri
Berharap kan semi kembali
Putih ku yang layu tak hilang
Akan tumbuh dengan lebih indah
Hari ini luka namun esok
Mawar putih kan bahagia

Tidak ada komentar:

Puisi Bias

 Bias Oleh : Amelia Putri (@amelia_putris1) Ini tentang dunia ku Laku yang tak sempat ditilik rindu Atau gemuruh yang selalu melulur Dalam t...