Senin, 31 Oktober 2022

Banda Aceh

 Banda Aceh

Bersurat rindu dari ku
Akankah menjadi lalu?
Memang, benar itu
Terselip disebalik rindu
Serambi mekah dalam setiap untai ingatan
Aku kan rindu sungguh duhai kasih
Kasih ku pijak sepanjang masjid
Menengadah berpeluk pilu
Dulu hanyalah angan
Kini terpaut depan mata
Menjelajah garis waktu
Yang kini tersisa sesaaat
Tanpa ingin kembali
Tanpa ingin berpulang
Rasa gundah menyelimuti kabut
Hati harap akan cemas
Setiap trans singgah hingga berpenuh sesak
Berjalan setapak menyusuri kampus
Bergelud bersama dingin ac
Hingga bersemayam tugas bagaikan surat cinta
Mentari nan hujan silih berganti
Sesekali pelangi mewarnai
Langit begitu padu beriring
Sungguh ku akan rindu
Banda Aceh . . .
Kutemukan kau bersama mereka
Bertemu dan kan berpisah
Namun tetap kenang aku bersamamu
 



Kutulis puisi ini sembari mengingat waktu yang tersisa disini hingga ini akan jadi kenanagan termanis disepanjang hidup dan masa ku

Tidak ada komentar:

Puisi Bias

 Bias Oleh : Amelia Putri (@amelia_putris1) Ini tentang dunia ku Laku yang tak sempat ditilik rindu Atau gemuruh yang selalu melulur Dalam t...