Secerca Kisah Ramadhan
Penghujung hari menutup masa
Penghujung kisah menanti akhir
Penghujung rindu menanti henti
Sepasang makna bersua dalam rindu
Kala bulan berlipat ampunan tiba
Kala manusia berlari raih cahayanya
Kala hati bergetar tuk berbenah
Awal yang menjadikannya akhir
Di depan sudut pandang mata
Duhai, celaka ia yang lalai
Dan beruntungnya ia yang ingat
Namun, dapatkah kita menghakimi?
Tentu tidak, manusia hanya setitik
Dari bentang alam raya
Allah hakim seadil adilnya
Namun ini bukan tentang penghakiman
Ini ramadhan hari 25, 27
Ia hadir merenggut tangis
Merenggut kasih nan sayang
Ia hadir menyadarkan laku
Duhai betapa masa telah lalu
Laku yang ingkar
Laku yang lalai
Laku yang dusta
Bukankah kita kan berpisah
Bukankah kita tak tentu kan bersua lagi
Maka, hadirkan rasa ku dalam relungmu
Rasa yang mampu mengukir kisah
Tentang secerca ramadhan
Kini bukan tentang lapar maupun dahaga
Tetapi menata hati dan pikir
Kala hati sang singahsana allah
Dan pikir yang mampu menata laku
Ini tentang ramadhan menuju fitri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar